Skip to content
Solusi Proteksi Petir Andal
info@kurn.co.id
Apa yang dapat kami bantu? Hubungi kami KLIK DI SINI
WhatsApp Tokopedia Shopee
Memahami Prinsipnya

Metode Rolling Sphere

Menentukan posisi terminal udara dan batas volume terlindungi.

 

Bola imajiner berjari-jari R digerakkan mengelilingi bangunan dari segala arah. Bagian yang dapat disentuh bola berpotensi menerima sambaran langsung. Sistem terminasi udara diatur agar bola tidak menyentuh objek yang ingin dilindungi.

 Ilustrasi metode rolling sphere dan area perlindungan petir.
 Prinsip Utama: Bagian bangunan yang dapat dijangkau bola perlu dievaluasi terhadap risiko sambaran petir langsung.
RADIUS BOLA MENURUT KELAS IPS

Nilai Radius Rolling Sphere

Kelas LPS I

20 m

Kelas LPS II

30 m

Kelas LPS III

45 m

Kelas LPS IV

60 m

Radius bola yang lebih kecil menguji celah geometri dengan lebih ketat. Kelas LPS ditentukan melalui penilaian risiko.
Catatan: Radius bola berbeda dari radius area proteksi produk.
Memahami Prinsipnya

Dari Radius Bola ke Jangkauan

Model sederhana satu terminal vertikal pada bidang datar.

Rumus Jangkauan Horizontal

Untuk tinggi terminal h dengan 0 < h ≤ R, jangkauan horizontal pada bidang acuan dapat dihitung menggunakan persamaan berikut.

r = √(2Rh − h²)

R² = r² + (R − h)²

SIMBOL KETERANGAN
R Radius bola imajiner (meter)
h Tinggi ujung terminal terhadap bidang acuan
r Jangkauan horizontal pada bidang acuan
Hasil ini merupakan turunan geometri lingkaran, bukan radius tetap yang berlaku untuk semua elavasi

CONTOH PERHITUNGAN

Kelas LPS III · R = 45 m · h = 5 m

r = √(2 × 45 × 5 − 5²)
r = 20,62 m

Nilai tersebut berlaku pada bidang acuan dalam model sederhana. Objek yang lebih tinggi memiliki ruang proteksi lebih sempit. Tepi atap dan sisi bangunan perlu dievaluasi dalam tiga dimensi.
Perbandingan Jangkauan untuk h = 5 m
KELAS LPS RADIUS R JANGKAUAN R
LPS I 20 m 13,23 m
LPS II 30 m 16,58 m
LPS III 45 m 20,62 m
LPS IV 60 m 23,98 m

Celah di Antara Dua Ujung Terminal

Untuk dua ujung terminal dengan ketinggian sama, kedalaman masuk bola dari garis penghubung ujung dapat dihitung menggunakan rumus berikut.

p = R − √(R² − (d/2)²)

p adalah kedalaman masuk bola dan d adalah jarak antarujung pada irisan yang diperiksa, dengan d ≤ 2R.

Contoh: R = 45 m; d = 20 m → p = 1,13 m. Jika h = 3 m, busur di tengah berada 1,87 m di atas bidang acuan.

Ilustrasi geometri celah antara dua ujung terminal.

Pemeriksaan satu irisan belum membuktikan seluruh volume terlindungi. Bola dapat mendekat dari samping sehingga susunan dan diagonal tetap perlu diperiksa dalam tiga dimensi.

Penerapan pada proyek

Dari Survei Menuju Desain LPS

Tahapan evaluasi geometri dan penerapan sistem proteksi petir.

Survei Geometri

Catat panjang, lebar, elevasi setiap atap, parapet, tangki, antena, panel surya, dan peralatan lain yang menonjol.

Tetapkan Kelas Proteksi

Gunakan penilaian risiko untuk memilih kelas LPS dan radius bola. Jangan memilih radius terbesar hanya untuk memperluas cakupan.

Evaluasi Model Tiga Dimensi

Uji bagian atas, tepi, sudut, dan sisi bangunan. Geser, tambah, atau tinggikan terminal bila bola masih menjangkau objek sasaran.

 
Lengkapi Seluruh Sistem

Rencanakan konduktor turun, jarak pisah, bonding, dan pembumian. Koordinasikan proteksi surja untuk sistem listrik dan elektronik.

 
Verifikasi Setelah Pemasangan

Cocokkan lokasi serta tinggi aktual dengan desain. Lakukan inspeksi dan pemeliharaan, lalu evaluasi ulang bila geometri bangunan berubah.

Ringkasan

Metode Rolling Sphere untuk Proteksi Petir

Metode rolling sphere membantu memetakan bagian bangunan yang berpotensi menerima sambaran petir langsung. Posisi dan tinggi terminal udara ditentukan dari geometri bangunan serta kelas proteksi yang dipilih, kemudian dipadukan dengan desain sistem penyaluran arus dan pembumian.

Geometri memakai posisi fisik ujung terminal. Nama model seperti R80 atau R150 tidak otomatis berarti radius proteksi 80 m atau 150 m.

KURN | LIGHTNING & SURGE PROTECTION

Rujukan teknis:
[1] IEC 62305-3:2024 – Persyaratan desain, pemasangan, inspeksi, dan pemeliharaan LPS.
[2] IEC 62305-2:2024 – Penilaian risiko dan pemilihan tindakan proteksi.
[3] ABB / Furse – Technical Reference, tabel radius bola dan konsep rolling sphere.
[4] East Coast Lightning Equipment – Penjelasan visual prinsip bola bergulir.

Materi edukasi, bukan gambar kerja proyek. Desain final mengikuti kondisi lokasi dan standar yang berlaku.

Solusi Proteksi Petir untuk Bangunan Dan Industri

Hubungi tim KURN Indonesia untuk informasi produk dan konsultas.

Solusi Proteksi Petir Andal untuk Keamanan Bangunan dan Industri Indonesia.
ALAMAT
Jl. Rijan Raya No. 129A-B, Sukamaju Baru, Tapos, Depok 16455