Metode Rolling Sphere
Menentukan posisi terminal udara dan batas volume terlindungi.
Bola imajiner berjari-jari R digerakkan mengelilingi bangunan dari segala arah. Bagian yang dapat disentuh bola berpotensi menerima sambaran langsung. Sistem terminasi udara diatur agar bola tidak menyentuh objek yang ingin dilindungi.
Nilai Radius Rolling Sphere
Kelas LPS I
20 m
Kelas LPS II
30 m
Kelas LPS III
45 m
Kelas LPS IV
60 m
Radius bola yang lebih kecil menguji celah geometri dengan lebih ketat. Kelas LPS ditentukan melalui penilaian risiko.
Dari Radius Bola ke Jangkauan
Model sederhana satu terminal vertikal pada bidang datar.
Rumus Jangkauan Horizontal
r = √(2Rh − h²)
R² = r² + (R − h)²
| SIMBOL | KETERANGAN |
|---|---|
| R | Radius bola imajiner (meter) |
| h | Tinggi ujung terminal terhadap bidang acuan |
| r | Jangkauan horizontal pada bidang acuan |
CONTOH PERHITUNGAN
Kelas LPS III · R = 45 m · h = 5 m
r = √(2 × 45 × 5 − 5²)
r = 20,62 m
Perbandingan Jangkauan untuk h = 5 m
| KELAS LPS | RADIUS R | JANGKAUAN R |
|---|---|---|
| LPS I | 20 m | 13,23 m |
| LPS II | 30 m | 16,58 m |
| LPS III | 45 m | 20,62 m |
| LPS IV | 60 m | 23,98 m |
Celah di Antara Dua Ujung Terminal
Untuk dua ujung terminal dengan ketinggian sama, kedalaman masuk bola dari garis penghubung ujung dapat dihitung menggunakan rumus berikut.
p = R − √(R² − (d/2)²)
p adalah kedalaman masuk bola dan d adalah jarak antarujung pada irisan yang diperiksa, dengan d ≤ 2R.
Ilustrasi geometri celah antara dua ujung terminal.
Pemeriksaan satu irisan belum membuktikan seluruh volume terlindungi. Bola dapat mendekat dari samping sehingga susunan dan diagonal tetap perlu diperiksa dalam tiga dimensi.
Dari Survei Menuju Desain LPS
Tahapan evaluasi geometri dan penerapan sistem proteksi petir.
Catat panjang, lebar, elevasi setiap atap, parapet, tangki, antena, panel surya, dan peralatan lain yang menonjol.
Gunakan penilaian risiko untuk memilih kelas LPS dan radius bola. Jangan memilih radius terbesar hanya untuk memperluas cakupan.
Uji bagian atas, tepi, sudut, dan sisi bangunan. Geser, tambah, atau tinggikan terminal bila bola masih menjangkau objek sasaran.
Rencanakan konduktor turun, jarak pisah, bonding, dan pembumian. Koordinasikan proteksi surja untuk sistem listrik dan elektronik.
Cocokkan lokasi serta tinggi aktual dengan desain. Lakukan inspeksi dan pemeliharaan, lalu evaluasi ulang bila geometri bangunan berubah.
Metode Rolling Sphere untuk Proteksi Petir
Metode rolling sphere membantu memetakan bagian bangunan yang berpotensi menerima sambaran petir langsung. Posisi dan tinggi terminal udara ditentukan dari geometri bangunan serta kelas proteksi yang dipilih, kemudian dipadukan dengan desain sistem penyaluran arus dan pembumian.
Geometri memakai posisi fisik ujung terminal. Nama model seperti R80 atau R150 tidak otomatis berarti radius proteksi 80 m atau 150 m.
KURN | LIGHTNING & SURGE PROTECTION
Rujukan teknis:
[1] IEC 62305-3:2024 – Persyaratan desain, pemasangan, inspeksi, dan pemeliharaan LPS.
[2] IEC 62305-2:2024 – Penilaian risiko dan pemilihan tindakan proteksi.
[3] ABB / Furse – Technical Reference, tabel radius bola dan konsep rolling sphere.
[4] East Coast Lightning Equipment – Penjelasan visual prinsip bola bergulir.
Materi edukasi, bukan gambar kerja proyek. Desain final mengikuti kondisi lokasi dan standar yang berlaku.
Solusi Proteksi Petir untuk Bangunan Dan Industri
Hubungi tim KURN Indonesia untuk informasi produk dan konsultas.
